Sensasi Transportasi Unik dan Kota Bertingkat Chongqing. Chongqing sering disebut sebagai kota “8D” karena topografinya yang ekstrem: bukit-bukit curam, sungai yang membelah, dan bangunan yang bertumpuk-tumpuk mengikuti kontur tanah. Di sini, transportasi bukan sekadar alat berpindah, melainkan sensasi tersendiri yang membuat wisatawan takjub. Pada akhir 2025, sistem transportasi unik ini semakin menjadi daya tarik utama, menawarkan pengalaman bergerak di kota bertingkat yang jarang ditemui di tempat lain. Dari kereta yang melintas di antara gedung hingga tangga bergerak sepanjang bukit, Chongqing mengubah perjalanan sehari-hari menjadi petualangan. REVIEW FILM
Kereta Monorail dan Jalur yang Melintasi Gedung: Sensasi Transportasi Unik dan Kota Bertingkat Chongqing
Sistem monorail Chongqing menjadi salah satu yang paling ikonik. Relnya melayang di atas jalan raya, kadang menembus gedung perkantoran atau melintas tepat di samping balkon apartemen. Salah satu jalur paling terkenal memasuki gedung di stasiun Liziba: penumpang bisa melihat langsung ke dalam ruang tamu warga saat kereta melaju perlahan. Sensasi ini sering membuat wisatawan berteriak kagum atau buru-buru mengambil foto. Selain itu, monorail sering berbelok tajam mengikuti lekuk bukit, memberikan pemandangan kota dari ketinggian yang berbeda setiap beberapa menit. Di malam hari, cahaya neon dari gedung-gedung membuat perjalanan terasa seperti naik wahana di taman hiburan futuristik.
Kereta Gantung dan Jembatan Penyeberangan Sungai: Sensasi Transportasi Unik dan Kota Bertingkat Chongqing
Tak ada kota lain di Tiongkok yang punya jaringan kereta gantung sepanjang ini. Dua jalur utama melintasi Sungai Yangtze dan Jialing, menghubungkan distrik-distrik yang terpisah oleh air. Naik kereta gantung dari Nan’an ke Yuzhong hanya butuh beberapa menit, tapi memberikan panorama 360 derajat atas sungai dan skyline kota. Sensasinya mirip naik gondola di pegunungan, tapi dengan latar belakang gedung pencakar langit. Selain itu, jembatan penyeberangan pejalan kaki bertingkat di pusat kota sering membingungkan pengunjung baru: tangga naik-turun, eskalator panjang, dan koridor tertutup yang menghubungkan mal dengan stasiun. Salah satu yang terkenal adalah jembatan eskalator terpanjang di dunia di distrik Yuzhong, yang membawa pejalan kaki melewati perbedaan ketinggian hingga 100 meter.
Tangga Bergerak, Lift Bukit, dan Jalur Pejalan Kaki Bertingkat
Di banyak kawasan perumahan dan komersial, tangga bergerak menjadi “transportasi vertikal” utama. Beberapa komplek punya deretan eskalator beruntun yang menghubungkan lantai bawah kota dengan permukiman di atas bukit. Pengunjung sering merasa seperti naik tangga ajaib yang tak pernah berakhir. Di area Hongya Cave dan sekitarnya, jalur pejalan kaki bertingkat dilengkapi lift besar dan tangga spiral yang menghubungkan dermaga sungai dengan jalan utama di atas tebing. Kombinasi ini membuat berjalan kaki pun terasa seperti petualangan bertingkat. Bagi yang ingin lebih santai, bus listrik khusus jalur bukit dengan rute meliuk-liuk melalui gang sempit juga memberikan pengalaman lokal yang autentik.
Kesimpulan
Sensasi transportasi unik Chongqing lahir dari keharusan menaklukkan topografi pegunungan yang sulit. Monorail yang menembus gedung, kereta gantung melintasi sungai, eskalator raksasa, dan jalur bertingkat menciptakan pengalaman bergerak yang tak ada duanya. Pada akhir 2025, sistem ini tidak hanya memudahkan warga, tapi juga menjadi magnet wisata yang membuat setiap perjalanan pendek terasa istimewa. Chongqing membuktikan bahwa kota bertingkat bukan hanya tantangan teknik, melainkan juga sumber keajaiban sehari-hari yang patut dirasakan langsung.